Saturday, November 29, 2008

PETUNJUK KESELAMATAN BAGI PENGEMUDI



Berada didalam kendaraan kadang-kadang dapat memberi rasa tidak aman dan mungkin juga dapat membuat anda menjadi sasaran. Berikut ini beberapa petunjuk yang dirancang khusus untuk keselamatan anda selama mengemudi.
- Terjebak dalam kepadatan lalu lintas tidak hanya membuat anda frustrasi tetapi juga menjadi sasaran tindak kejahatan. Bila memungkinkan, coba rute alternatif yang relatif bebas dari lampu lalu lintas atau persimpangan dimana kemacetan dapat terjadi.
- Sedapat mungkin lakukan perjalanan di jalan yang berpenerangan baik, dan banyak orang. Jendela harus tetap tertutup dan pintu-pintu terkunci. Pastikan bahwa tempat untuk semua barang berharga seperti hand phone, laptop, tas kantor, dll., harus selalu berada sejauh mungkin dari penglihatan.
- Usahakan agar mesin kendaraan tetap dalam kondisi baik. Pastikan tangki bahan bakar kendaraan dalam keadaan penuh, lampu sorot dapat menyala, ban serap telah dipompa, dongkerak, kunci ban, perangkat kunci-kunci utama, jemper, alat P3K dan satu galon air untuk mesin. Pastikan bahwa supir anda tahu bagaimana cara mengganti ban. (Minta supir anda melakukan rotasi ban di rumah.) Pastikan kemana tujuan anda dan cara mencapai tujuan tersebut. Sediakan peta jalan atau petunjuk/direktori Jakarta di kendaraan setiap saat.
- Bila parkir di malam hari, pilih tempat yang lampunya tetap menyala ketika anda kembali. Periksa apakah ada gelandang di sekitarnya sebelum meninggalkan kendaraan. Sebaiknya jangan pernah memarkir kendaraan di jalan bila memang ada garasi atau tempat parkir yang aman.
- Bila harus berhenti di lampu merah, coba posisikan kendaraan dengan jarak kira-kira 2 meter dari kendaraan yang ada di depan, sehingga anda dapat dengan cepat bergerak maju.
- Posisi yang paling aman di lampu lalu lintas adalah di barisan depan atau di sisi kiri bila ada lajur belok kiri. Ketika mendekati lampu merah, kemudikan kendaraan dengan lambat agar tidak langsung berhenti dan tetap bergerak perlahan sambil menunggu lampu hijau. • Bila sedang menunggu di lampu merah, lihat selalu ke kaca spion untuk mengawasi orang yang ada di sekitar kendaraan. Seluruh pintu dan jendela harus terkunci dan jangan pernah dibuka.

- Bila kendaraan anda sedang diserang segera kemudikan kendaraan anda menjauh dari serangan, bila anda terperangkap di keramaian lalulintas dan tidak dapat menjauh maka anda harus membunyikan klakson dan menghidupkan semua lampu kendaraan terus menerus dan pada dasarnya akan menarik perhatian orang kepada anda. Bagaimanapun juga anda jangan sampai membuka jendela, atau membuka pintu, atau lari keluar dari kendaraan. Tetaplah berada di dalam kendaraan.

- Pada saat mengemudi di jalan-jalan utama/arteri, usahakan sesering mungkin berada di lajur cepat. Kendaraan-kendaraan sering terhenti karena melindas benda-benda tajam yang memang sengaja ditaruh di jalan dan benda-benda ini biasanya ditebarkan di lajur lambat, dekat tepi jalan.
- Bila ban rusak atau dikempeskan - Jangan Berhenti. Terus kemudikan kendaraan sampai ke tempat yang lebih aman untuk memeriksa dan memperbaikinya. Bila perlu terus kemudikan kendaraan sampai sejauh 5 atau 10 kilometer untuk mencari tempat yang aman untuk parkir. Bila seorang pengendara sepeda motor mengetok jendela atau mencoba menarik perhatian anda ke kerusakan tersebut, jangan hiraukan dan jangan buka jendela.
- Sementara anda meneruskan perjalanan dengan ban kempes, nyalakan lampu tanda bahaya dan bunyikan klakson untuk menarik perhatian polisi dan satuan pengamanan (satpam). Ada beberapa tempat aman untuk berhenti bila anda membutuhkannya. Hotel atau tempat parkir, gedung-gedung perkantoran, apartemen dan restoran biasanya mempunyai lampu penerangan yang baik dan satpam.
- Sebelum anda membuka pintu kendaraan untuk memeriksa kerusakan, periksa terlebih dahulu keadaan di sekitar anda apakah ada seseorang yang mengendarai sepeda motor mengikuti anda. Jangan gunakan sistim kunci sentral pada saat akan keluar dari kendaraan. Buka pintu anda saja dan begitu anda keluar segera tutup pintu kembali. Pastikan selalu bahwa pintu kendaraan terkunci ketika mengganti ban. Biarkan penumpang lainnya berada di dalam kendaraan sementara anda dan supir mengganti ban.
Tempat-tempat Yang Rawan Kejahatan Lalu Lintas di Jakarta
Sedapat mungkin, hindari jalan-jalan yang tidak mempunyai lampu penerangan yang baik, banyak persimpangan, kolong jembatan layang atau kolong jalan tol.


* Berikut ini daftar beberapa lokasi dimana dapat terjadi masalah yang potensial:
Jakarta Selatan: Lebak Bulus, CSW Blok M, Tanjung Barat (lintasan kereta api), Trakindo, Pasar Rebo, Kuningan, Ragunan, Pancoran, Tebet, Casablanca, Blok A, Jalan Fatmawati, Tebet, Pasar Minggu, Jalan Ciledug Raya, Bulungan dan Mayestik.

Jakarta Timur: Bypass, Priok, Halim, Cawang, Pulo Gadung, Pramuka, Rawamangun, Jalan DI Panjaitan, Jalan Otista-Dewi Sartika dan Pasar Jatinegara.

Jakarta Barat: Daan Mogot, Grogol, Cengkareng (bukan jalan tol), Pluit, Slipi, Kota, Jalan Gadjah Mada, Glodok, Jalan Kyai Tapa, Roxy, Slipi-Palmerah dan Tomang.

Jakarta Pusat/Utara: Menteng (di depan Hotel Aryaduta), Senen, Salemba, Monas, Harmoni, Pasar Baru, Tanah Abang, Karet, Benhil, Pejompongan, Jalan Kramat Raya, Cikini,

No comments: