Gout merupakan salah satu jenis reumatik yang sering dijumpai dalam masyarakat. Sejarahnya gout ini menyerang kelompok masyarakat yang mempunyai penghasilan berlebihan dan senang berfoya-foya.
Namun saat ini, di jaman globalisasi, gout dapat menyerang semua lapisan masyarakat. Serangan akut Gout biasanya disertai dengan tanda-tanda radang seperti nyeri, bengkak, panas, dan kulit di atas sendi yang terkena tampak kemerahan.
Fatalnya, apabila penyakit ini tidak terkontrol dengan baik, maka dapat menimbulkan komplikasi pada ginjal.
Apa yang dimaksud dengan Gout?
Gout merupakan penyakit reumatik yang disertai dengan peningkatan asam urat dalam tubuh. Dalam jumlah yang relatif kecil, asam urat ini berasal dari makanan.
Dalam keadaan normal, asam urat ini akan melalui aliran darah yang dikeluarkan melalui ginjal. Sisa asam urat yang tidak dapat dikeluarkan oleh tubuh akan tertimbun pada sendi-sendi.
Serangan gout yang pertama seringkali pada sendi ibu jari kaki. Sendi pergelangan kaki,sendi lutut, sendi siku, dan tangan juga dapat terserang gout. Serangan dapat terjadi tiba-tiba dan seringkali tengah malam. Sendi yang terkena terasa sangat nyeri, bahkan selimut pun tidak dapat ditoleransi. Serangan gout pertama yang tidak diobati akan sembuh dalam waktu satu minggu sampai sepuluh hari.
Setelah serangan pertama yang biasanya hanya mengenai satu sendi, biasanya penderita akan memasuki masa bebas serangan selama beberapa bulan sampai beberapa tahun. Tetapi bila penyakit ini tidak diobati dengan baik, maka serangan akut akan menjadi lebih sering, maka sakit bertambah lama dan dapat menyerang sendi-sendi yang lain. Serangan yang berulang-ulang akan memicu kerusakan sendi. Asam urat yang berlebihan juga dapat tertimbun pada jaringan-jaringan lain. Timbunan kristal urat ini disebut tophi. Tophi sering ditemukan dekat dengan sendi yang sering mengalami serangan akut atau disekitar siku, ibu jari, dan bagian luar telinga. Tophi biasanya tampak setelah bertahun-tahun.
Serangan akut dapat terjadi tiba-tiba tanpa sebab yang nyata, namun hal-hal di bawah ini dapat merupakan pemicu, yaitu
• Alkohol
• Makan berlebihan
• Trauma ringan pada sendi
• Kekurangan cairan (kurang minum)
• Diet yang terlalu ketat
• Puasa, misalnya sebelum menjalankan operasi.
Pada sebagian penderita, asam urat yang berlebihan dapat tertimbun dalam jaringan ginjal dan membentuk batu ginjal, kadang-kadang juga ditemukan batu dalam kandung kemih. Hal tersebut akan mengganggu fungsi ginjal dan kadang-kadang timbul nyeri hebat pada daerah pinggang.
Siapa saja yang dapat terserang gout?
Sebagian penderita gout disertai dengan kadar asam urat yang tinggi dalam darah yang disebut hiperurisemia.
Hiperurisemia terjadi apabila ginjal tidak mampu mengeluarkan asam urat yang berlebihan dari dalam tubuh. Hiperurisemia dan gout dapat bersifat herediter. Berat badan berlebihan, peminum alkohol atau kurang minum air putih dapat mempengaruhi keadaan hiperurisemia ini.
Sekitar 90 % penderita gout adalah pria. Serangan gout biasanya terjadi pada usia antara 40-50 tahun, namun hal itu dapat terjadi pada semua kelompok usia. Wanita pada umumnya baru terserang gout setelah menopause.
Tanda-tanda terserang gout
Serangan akut gout biasanya terjadi tiba-tiba pada satu sendi, sebagian besar pada ibu jari kaki (70-80 %). Namun serangan demikian juga dapat terjadi pada beberapa gangguan reumatik lain seperti pseudogout dan artritis septik. Kadar asam urat dalam darah dapat dinilai dengan pemeriksaan darah.
Hiperurisemia tidak selalu berarti gout. Untuk memastikan diagnosis kadang-kadang diperlukan pemeriksaan cairan sendi untuk melihat ada/tidaknya kristal gout.
Penatalaksanaan artritis gout dibagi atas dua tahap, yaitu :
Pada saat terjadinya serangan akut
Antiinflamasi non-steroid merupakan pilihan dalam menghilangkan nyeri dan bengkak. Biasanya digunakan dalam waktu singkat dan efektivitas umumnya terjadi dalam 2 hari.
Colchicine, telah digunakan selama lebih dari 1500 tahun untuk menghilangkan inflamasi akibat gout.
Kortikosteroid injeksi pada sendiyang mengalami inflamasi kadang-kadang digunakan untuk mengontrol serangan akut
Pengobatan Jangka Panjang
Allopurinol, untuk mengurangi produksi asam urat
Probenesid, meningkatkan pengeluaran asam urat melalui ginjal
Mengontrol berat badan agat tidak melebihi berat badan ideal
Menghindari makanan yang dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah, misalnya jeroan, kacang-kacangan, makanan kaleng, dsb
Intake cairan yang cukup terutama bila disertai dengan batu ginjal
Latihan yang cukup untuk mempertahankan lingkup gerak sendi.
Gout seringkali berhubungan dengan hipertensi dan gangguan vaskuler lain seperti penyakit jantung koroner, karena itu tekanan darah penderita gout harus dievaluasi secara rutin. Dengan penatalaksanaan yang baik diharapkan gout dapat terkontrol dan komplikasi dapat dihindari
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment